Baru saja di Himbau oleh APH :Perairan laut Tembelok Kembali Ramai Ponton Rajuk User Manual, Terkesan Mereka Menantang Hukum - PENA BHAYANGKARA

Senin, 04 Agustus 2025

Baru saja di Himbau oleh APH :Perairan laut Tembelok Kembali Ramai Ponton Rajuk User Manual, Terkesan Mereka Menantang Hukum


Mentok- Tak jera di Himbau bahkan penertiban oleh APH Bangka Barat pun sudah dilakukan namun semua itu tak membuat takut para penambang disana. Tak berselang lama perairan laut Tembelok Mentok asin kini kembali dipenuhi tambang rajuk user manual.Kegiatan aktivitas tersebut sebelumnya sudah di himbau dan sudah dipasang bender di larang beraktivitas di lokasi oleh tim gabungan yang terdiri dari Satpolairud dan TNI AL mentok pada hari Sabtu tanggal 2 Agustus 2025 sekitar pukul 10.00 wib.

Tapi semua itu tak  berarti sama sekali apa lagi takut akan hukum,pada hari Minggu 3 Agustus 2025 nyatanya Tambang user tersebut kembali bekerja penuhi perairan temblok ada sekitar 80 ponton tambang ilegal jenis user rajuk manual beraktivitas di zona tangkap nelayan yang tak jauh dari pusat wisata batu rakit dan pelabuhan tanjung kalian.

Menurut informasi dari sebuah rekaman sumber yang dirahasiakan namanya oleh redaksi menjelaskan melalui jejaring WhatsApp aktivitas tambang disana dikoordinir oleh warga mentok asen bernama Kojek 

Tak hanya itu keterangan sumber berlanjut bahwa aktivitas tambang ditembelok ada yang bekerja pada malam hari 

" Katanya ada yang gawe malam " tanya wartawan.ya? barulah ku sentil digrup jangan ada yang gawe malam , gawe siang ge Ade yang dk jujur apa lagi malam" celetus sumber kepada wartawan.

" Lah dari semalam orang begawe sampai siang ini, kalau timah bebas . ponton masyarakat haya belasan,kau fikir lah sendiri berapa banyak ponton situ" tambah sumber

Dari hasil rekaman dan investigasi di lapangan redaksi merangkum dari keterangan sumber bawah aktivitas tambang di perairan temblok di koordinir oleh Kojek warga mentok asen, setelah himbauan  dari Aph kegiatan tersebut berkerja lagi pada malam hari sampai siang hari,hasil timahnya di jual keluar dengan sistem koordinasi terhadap pengurus.

Lokasi notabene adalah nelayan yang mayoritas masyarakat temblok yang berbatasan dengan keranggan adalah lokasi yang tak diperbolehkan untuk ditambang, meskipun sering dilakukan upaya penertiban dan himbauan dilarang beraktivitas tambang tetap saja para bang jago memasak diri untuk memutar otak untuk menyuruh penambang bekerja.

Ibarat pepatah tak dapat siang malam pun jadi , tak disuruh bekerja hari ini lusa kita gass lagi, begitu lah keserakahan untuk memperkaya diri.

Aksi nekat para pengurus terkesan seolah menantang hukum dan para instansi polri, dikatakan mereka bang jago itu benar sekali, karena mereka menantang hukum serta berani ambil resiko seakan hukum bisa di beli dan ditawar menawar oleh mereka.

Saat berita ini diterbitkan tim jejaring media online akan berupaya segera mungkin melakukan komfirmasi kepada Kapolres Bangka Barat atas aktivitas tambang temblok yang tak perduli himbauan APH untuk mengosongkan lokasi dan aktivitas disana ( indah safpiri)
Comments


EmoticonEmoticon

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done